{"id":914,"date":"2015-12-10T14:25:44","date_gmt":"2015-12-10T14:25:44","guid":{"rendered":"http:\/\/keperawatan.poltekkesdepkes-sby.ac.id\/?page_id=914"},"modified":"2021-07-23T17:10:58","modified_gmt":"2021-07-23T10:10:58","slug":"panduan-etik-prodi-d-iii-keperawatan-kampus-tuban","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/keperawatan.poltekkes-surabaya.ac.id\/index.php\/program-studi\/prodi-keperawatan-tuban\/panduan-etik-prodi-d-iii-keperawatan-kampus-tuban\/","title":{"rendered":"PANDUAN ETIK PRODI D III KEPERAWATAN KAMPUS TUBAN"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>KODE ETIK KEHIDUPAN KAMPUS BAGI DOSEN<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>POLTEKKES KEMENKES SURABAYA<\/strong><strong> <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>PRODI D-III KEPERAWATAN KAMPUS TUBAN<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BAB I<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 1<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketentuan Umum<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tata tertib kehidupan kampus bagi dosen adalah ketentuan yang mengatur hak dan kewajiban dosen, larangan, tata karma, dan sanksi bagi dosen yang melakukan pelanggaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar pada program studi di lingkup Poltekkes Kemenkes Surabaya yang mempunyai hak dan memenuhi kewajiban sesuai peraturan\/ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Hak dosen adalah sesuatu kewenangan yang dimiliki dosen terkait dengan fungsi dan perannya sebagai warga Poltekkes Kemenkes Surabaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kewajiban dosen adalah sesuatu yang harus dilakukan terkait dengan fungsi dan jabatannya sebagai warga Poltekkes Kemenkes Surabaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(5)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Larangan adalah segala perbuatan yang tidak boleh dilakukan oleh dosen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(6)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tata Krama adalah adat, kebiasaan, norma, dan aturan sopan santun yang perlu diikuti dalam pergaulan kehidupan kampus sehari-hari oleh mahasiswa, terkait dengan hak dan kewajiban dosen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(7)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pelanggaran adalah perbuatan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan norma yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(8)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Sanksi adalah hukuman yang bersifat akademik dan atau administrasi yang dijatuhkan kepada dosen yang melakukan pelanggaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(9)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Poltekkes Kemenkes Surabaya adalah perguruan tinggi yang menyelenggaraan program studi DIII dan DIV yang berada di beberapa Jurusan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(10)\u00a0\u00a0\u00a0 Direktur adalah pimpinan tertinggi penyelenggara pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Pembina tenaga pendidikan, mahasiswa dan tenaga administrasi dan bertanggung jawab kepada Kapusdiklatnakes BPPSDM Kemenkes RI di Jakarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(11)\u00a0\u00a0\u00a0 Kajur adalah pimpinan unsur pelaksana akademik dalam suatu Jurusan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(12)\u00a0\u00a0\u00a0 Kaprodi adalah pimpinan unsure pelaksana akademik dalam suatu Program Studi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(13)\u00a0\u00a0\u00a0 Dosen adalah tenaga akademik yang khusus diangkat dengan tugas utama mengajar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 2<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Syarat Menjadi Dosen<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Syarat untuk menjadi dosen adalah :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Berwawasan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memiliki kualifikasi sebagai tenaga pengajar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memiliki moral dan integritas yang tinggi sesuai persyaratan yang diajukan oleh Poltekkes Kemenkes Surabaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap bangsa, negara dan institusi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 3<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tugas Dosen<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara Umum tugas seorang dosen meliputi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melaksanakan kegiatan pendidikan dan pengajaran sesuai dengan wewenang jabatan akademiknya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melaksanakan kegiatan penelitian dalam rangka pendidikan dan pengajaran atau dalam kegiatan pengembangan ilmu sesuai dengan wewenang jenjang jabatan akademiknya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pendidikan dan pengajaran atau dalam kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintah dan pembangunan sesuai dengan wewenang jenjang jabatan akademiknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BAB II<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hak dan Kewajiban<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 4<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hak Dosen<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap dosen Poltekkes Kemenkes Surabaya mempunyai hak :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab untuk menuntut dan mengkaji ilmu sesuai norma dan susila yang berlaku dalam lingkungan akademik;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan pengajaran sebaik-baiknya dan memberikan layanan bidang akademik sesuai wewenang jenjang jabatan akademiknya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memanfaatkan fasilitas dalam rangka kelancaran proses belajar;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mendapat bimbingan akademik dari dosen senior yang jenjang jabatannya lebih tinggi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(5)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memperoleh penghargaan untuk mendorong dan meningkatkan prestasi akademiknya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(6)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memperoleh layanan kesejahteraan sesuai peraturan yang berlaku;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(7)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memperoleh layanan kesejahteraan dalam bentuk karir peningkatan pendidikan dan latihan sesuai wewenang jabatan akademiknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(8)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mempeorleh penghargaan setiap menghasilkan karya ilmiah dan atau prestasi kerja lainnya yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 5<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kewajiban Dosen<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap dosen mempunyai kewajiban :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memberikan pengajaran, melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mematuhi semua peraturan\/ketentuan yang berlaku di lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ikut memelihara sarana dan prasarana serta kebersihan, ketertiban dan keamanan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menghargai ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian dan menjaga kewibaan Poltekkes Kemenkes Surabaya,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(5)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menggunakan bahasa yang santun dalam berkomunikasi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BAB III<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Larangan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 6<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap dosen dilarang :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan tindakan yang bertentangan dengan peraturan atau norma yang berlaku di lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menyalahgunakan nama lembaga dan segala bentuk atribut untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memalsukan atau menyalahgunakan karya ilmiah, surat, dokumen, kuitansi, nilai, tanda tangan dan rekomendasi pejabat, dosen, karyawan untuk kepentingan pribadi, orang lain atau kelompok tertentu;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menyimpan, memiliki, atau menggunakan, meyewekan peralatan, barang milik Poltekkes Kemenkes Surabaya secara tidak sah;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(5)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan pencurian, mengotori, dan merusak ruangan, bangunan, peralatan dan sarana milik Poltekkes Kemenkes Surabaya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(6)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menimbulkan ketidaktertiban di lingkungan kampus;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(7)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bertingkah laku melanggar norma susila, penghinaan, pencemaran nama baik Poltekkes Kemenkes Surabaya atau peraturan lain yang berlaku;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(8)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Membawa, menyimpan, mengedarkan, mengkonsumsi dan memperdagangkan obat keras, minuman keras dan narkoba di dalam maupun di luar lingkungan kampus;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(9)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan kegiatan yang mengarah ke perjudian;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(10)\u00a0\u00a0\u00a0 Membawa, menyimpan dan menggunakan senjata tajam, senjata api dengan disadari maupun tidak disadari dapat membahayakan diri sendiri dan atau orang lain;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(11)\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan perkelahian di lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BAB IV<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 7<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama Menyampaikan Pendapat<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata karama menyampaikan pendapat diatur sebagai berikut :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dosen yang mau menyampaikan pendapat di depan umum wajib memberitahukan Kaprodi sebelumnya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dosen yang mau menyampaikan pendapat berhak memperoleh perlindungan hukum dan jaminan keamanan;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bentuk penyampaian pendapat dapat berupa dialog dengan nuansa akademik disertai pendapat tertulis;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Prosedur penyampaian pendapat diajukan minimal 2 (dua) hari sebelum pendapat dilakukan kepada Kaprodi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BAB V<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 8<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama Pergaulan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama pergaulan dosen adalah :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengembangkan semangat kekeluargaan dan saling menghormati tanpa membedakan latar belakang ekonomi, suku, agama, ras dan golongan;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengembangkan kepekaan sosial, kesetiakawanan, dan solidaritas antar sesama;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengembangkan sikap sopan santun dalam berperilaku dan berpikir;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menampilkan sikap hormat dan menghargai pejabat, dosen, karyawan, mahasiswa dengan menghindari berbicara dan bersenda gurau secara berlebihan;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 9<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama Berkomunikasi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata krama berkomunikasi meliputi :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tata krama dosen dengan mahasiswa meiputi :<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Mengenal mahasiswa di lingkungannya<\/li>\n<\/ol>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Bersikap hormat dan bertindak adil kepada setiap mahasiswa<\/li>\n<li>Pertemuan dengan mahasiswa dalam bentuk konsultasi dan atau bimbingan didasarkan pada perjanjian sebelumnya<\/li>\n<li>Menjunjung tinggi kejujuran akademik<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tata krama dosen dengan karyawan<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Mengenal pegawai administrasi sesuai dengan bidang urusan masing-masing<\/li>\n<li>Pada waktu memerlukan layanan karyawan perlu mempertimbangkan waktu dan memberitahukan identitas dosen<\/li>\n<li>Menunjukkan sikap sopan<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tata karma dosen dengan dosen<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Bersikap saling menghargai dan bersopan santun dalam pergaulan<\/li>\n<li>Saling membantu dan tidak saling merugikan<\/li>\n<li>Tidak merasa lebih pintar dari dosen lain<\/li>\n<li>Saling mengingatkan apabila ada teman sejawat yang berbuat kesalahan<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 10<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama Berpenampilan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama berpenampilan adalah :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengenakan pakaian bersih, rapi, sopan, serasi dan tidak berlebihan sesuai dengan tempat, waktu dan situasi;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengenakan pakaian seragam sesuai aturan yang berlaku di Poltekkes Kemenkes Surabaya Poltekkes Kemenkes Surabaya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 11<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama dengan Lingkungan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama terhadap lingkungan diatur sebagai berikut :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ikut serta memelihara fasilitas dan lingkungan kampus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ikut menjaga keamanan dan kebersihan fasilitas ruang di kampus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menjaga sarana dan prasarana milik kampus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ikut menjaga ketertiban dalam parkir sepeda motor atau mobil di lingkungan kampus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 12<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelanggaran<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelanggaran oleh dosen dapat berbentuk :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bersikap dan bertindak dapat meronrong, menjatuhkan nama baik almamater<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Merongrong kewibawaan pejabat di lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya dalam menjalankan tugas dan jabatan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bertindak menyalahgunakan dan melampui wewenang yang ada pada dosen bersangkutan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bertindak sewenang-wenang dan tidak adil terhadap bawahannya, mahasiswa maupun sejawat dosen<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(5)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Membocorkan rahasia jabatan dan atau rahasia Negara<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(6)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Membocorkan soal atau kunci jawaban<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(7)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan pungutan tidak sah dalam betuk apapun di dalam menjalankan tugasnya untuk kepentingan pribadi atau golongan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(8)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melawan atau menolak tugas dari atasan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(9)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menghalangi, mempersulit penyelenggaraan kegiatan akademik dan non akademik yang telah ditetapkan institusi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(10)\u00a0\u00a0\u00a0 Mencampuri urusan administrasi pendidikan tanpa wewenang sah dari institusi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(11)\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan perbuatan curang dan memalsukan dokumen penting seperti nilai, ijazah, sertifikat dan dokumen lainnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menyalahgunakan nama, lambang dan logo Poltekkes Kemenkes Surabaya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menggunakan tidak sah ruangan, bangunan, maupun sarana lain milik Poltekkes Kemenkes Surabaya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menyebarkan tulisan dan faham-faham yang terlarang oleh pemerintah<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memeras dan berjudi serta mengkonsumsi, membawa, mengedarkan obat-obat terlarang di dalam maupun di luar kampus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(5)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menghasut atau mengadu domba sehingga timbul perselisihan di antara civitas akademika Poltekkes Kemenkes Surabaya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(6)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan plagiat dalam karya tulis ilmiah dan bentuk kegiatan ilmiah lainnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(7)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dan lain-lain yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku lebih tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 13<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sanksi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap pelanggaran terhadap tata karma kehidupan kampus ini dikenai sanksi sebagai berikut :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Jenis sanksi<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Teguran lisan<\/li>\n<li>Teguran tertulis<\/li>\n<li>Peringatan keras<\/li>\n<li>Penundaan kenaikan gaji berkala<\/li>\n<li>Penundaan kenaikan pangkat<\/li>\n<li>Penundaan kenaikan jabatan<\/li>\n<li>Pembebasan tugas<\/li>\n<li>Pemberhentian<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pihak yang berwenang menjatuhkan sanksi<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Kaprodi untuk jenis teguran<\/li>\n<li>Ketua Jurusan untuk jenis peringatan keras<\/li>\n<li>Direktur untuk jenis pelanggaran selain teguran dan peringatan<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Keputusan penetapan berisi ;<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Identitas dosen lengkap<\/li>\n<li>Pertimbangan atau konsideran secara lengkap disertai fakta dan alat bukti<\/li>\n<li>Pasal-pasal yang dilanggar<\/li>\n<li>Isi keputusan<\/li>\n<li>Hari, tanggal, nama dan tanda tangan pihak yang menjatuhkan sanksi<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 14<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Panitia Pertimbangan Pelanggaran Tata Krama<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap ada pelanggaran tata krama oleh dosen, maka :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kaprodi menunjuk panitia pertimbangan pelanggaran tata krama (Pantib), bila mana diperlukan ditetapkan oleh surat keputusan Direktur<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Keanggotaan Pantib terdiri dari tenaga akademik yang diangkat oleh Direktur untuk masa jabatan 2 (dua) tahun<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Keanggotaan Pantib disesuaikan dengan peraturan yang berlaku di Poltekkes Kemenkes Surabaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pantib memiliki tugas dan wewenang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pelanggaraan tata krama ini<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(5)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Hasil penyelidikan dan pemeriksaan dilaporkan kepada Kaprodi tembusan kepada Kajur dan keputusan akhir ditangan Direktur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(6)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dosen yang melakukan pelanggaran diberikan hak untuk membela diri dihadapan Direktur, baik lisan maupun tertulis disaksikan oleh Kajur, Kaprodi sebelum Direktur memberikan keputusan akhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 15<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketentuan Penutup<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peraturan Tata Krama ini berlaku juga bagi :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dosen tetap<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dosen tidak tetap<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tenaga penunjang akademik; tenaga laboran, perpustakaan, teknisi, administrasi baik tetap maupun honorer.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keputusan yang berisi tata tertib ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan diadakan perubahan seperlunya bila terdapat kesalahan atau karena penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8211;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KODE ETIK KEHIDUPAN KAMPUS BAGI MAHASISWA<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>POLTEKKES KEMENKES SURABAYA<\/strong><strong> <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PRODI D-III KEPERAWATAN KAMPUS TUBAN<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BAB I<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 1<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketentuan Umum<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tata tertib kehidupan kampus bagi mahasiswa adalah ketentuan yang mengatur hak dan kewajiban mahasiswa, larangan, tata karma, dan sanksi bagi mahasiswa yang melakukan pelanggaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar pada program studi di lingkup Poltekkes Kemenkes Surabaya yang mempunyai hak dan memenuhi kewajiban sesuai peraturan\/ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Hak mahasiswa adalah sesuatu kewenangan yang dimiliki mahasiswa terkait dengan fungsi dan perannya sebagai warga Poltekkes Kemenkes Surabaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kewajiban mahasiswa adalah sesuatu yang harus dilakukan terkait dengan fungsi dan perannya sebagai warga Poltekkes Kemenkes Surabaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(5)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Larangan adalah segala perbuatan yang tidak boleh dilakukan oleh mahasiswa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(6)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tata Krama adalah adat, kebiasaan, norma, dan aturan sopan santun yang perlu diikuti dalam pergaulan kehidupan kampus sehari-hari oleh mahasiswa, terkait dengan hak dan kewajiban mahasiswa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(7)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pelanggaran adalah perbuatan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan norma yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(8)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Sanksi adalah hukuman yang bersifat akademik dan atau administrasi yang dijatuhkan kepada mahasiswa yang melakukan pelanggaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(9)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Poltekkes Kemenkes Surabaya adalah perguruan tinggi yang menyelenggaraan program studi DIII dan DIV di berbagai Jurusan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(10)\u00a0\u00a0\u00a0 Direktur adalah pimpinan tertinggi penyelenggara pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pembina tenaga pendidikan, mahasiswa dan tenaga administrasi dan bertanggung jawab kepada Kapusdiklatnakes BPPSDM Kemenkes RI di Jakarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(11)\u00a0\u00a0\u00a0 Kajur adalah pimpinan unsur pelaksana akademik dalam suatu Jurusan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(12)\u00a0\u00a0\u00a0 Kaprodi adalah pimpinan unsur pelaksana akademik dalam suatu Prodi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(13)\u00a0\u00a0\u00a0 Dosen adalah tenaga akademik yang khusus diangkat dengan tugas utama mengajar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BAB II<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hak dan Kewajiban Mahasiswa<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 2<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hak Mahasiswa<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya mempunyai hak :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab untuk menuntut dan mengkaji ilmu sesuai norma dan susila yang berlaku dalam lingkungan akademik;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memperoleh pengajaran sebaik-baiknya dan layanan bidang akademik sesuai minat, bakat, dan kemampuan;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memanfaatkan fasilitas dalam rangka kelancaran proses belajar;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mendapat bimbingan akademik dari dosen dalam menyelesaikan studinya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memperoleh layanan informasi berkaitan dengan program studi yang diambilnya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memperoleh layanan kesejahteraan sesuai peraturan yang berlaku;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengikuti kegiatan organisasi kemahasiswaan;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(5)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memperoleh penghargaan atas prestasi yang diperoleh sesuai peraturan yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 3<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kewajiban Mahasiswa<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap mahasiswa mempunyai kewajiban :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mematuhi semua peraturan\/ketentuan yang berlaku di lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ikut memelihara sarana dan prasarana serta kebersihan, ketertiban dan keamanan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan sesuai peraturan pemerintah yang berlaku;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menghargai ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian dan menjaga kewibaan Poltekkes Kemenkes Surabaya,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(5)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menggunakan bahasa yang santun dalam berkomunikasi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BAB III<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Larangan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 4<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap mahasiswa dilarang :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan tindakan yang bertentangan dengan peraturan atau norma yang berlaku di lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan tindakan asusila baik di dalam maupun di luar Poltekkes Kemenkes Surabaya sehingga membuat buruk citra lembaga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menyalahgunakan nama lembaga dan segala bentuk atribut untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memalsukan atau menyalahgunakan karya ilmiah, surat, dokumen, kuitansi, nilai, tanda tangan dan rekomendasi pejabat, dosen, karyawan untuk kepentingan pribadi, orang lain atau kelompok tertentu;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(5)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menyimpan, memiliki, atau menggunakan, meyewekan peralatan, barang milik Poltekkes Kemenkes Surabaya secara tidak sah;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(6)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan pencurian, mengotori, dan merusak ruangan, bangunan, peralatan dan sarana milik Poltekkes Kemenkes Surabaya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(7)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menimbulkan ketidaktertiban di lingkungan kampus;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(8)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bertingkah laku melanggar norma susila, penghinaan, pencemaran nama baik Poltekkes Kemenkes Surabaya atau peraturan lain yang berlaku;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(9)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Membawa, menyimpan, mengedarkan, megkonsumsi dan memperdagangkan obat keras, minuman keras dan narkoba di dalam maupun di luar lingkungan kampus;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(10)\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan kegiatan yang mengarah ke perjudian;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(11)\u00a0\u00a0\u00a0 Membawa, menyimpan dan menggunakan senjata tajam, senjata api dengan disadari maupun tidak disadari dapat membahayakan diri sendiri dan atau orang lain;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(12)\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan perkelahian di lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BAB IV<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 5<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama Menyampaikan Pendapat<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata karama menyampaikan pendapat diatur sebagai berikut :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mahasiswa yang mau menyampaikan pendapat di depan umum wajib memberitahukan Kaprodi sebelumnya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mahasiswa yang mau menyampaikan pendapat berhak memperoleh perlindungan hukum dan jaminan keamanan;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bentuk penyampaian pendapat dapat berupa dialog dengan nuansa akademik disertai pendapat tertulis;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Prosedur penyampaian pendapat diajukan minimal 2 hari sebelum pendapat dilakukan kepada Kaprodi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BAB V<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 6<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama Pergaulan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama pergaulan mahasiswa adalah :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengembangkan semangat kekeluargaan dan saling menghormati tanpa membedakan latar belakang ekonomi, suku, agama, ras dan golongan;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengembangkan kepekaan sosial, kesetiakawanan, dan solidaritas antar sesama;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengembangkan sikap sopan santun dalam berperilaku dan berpikir;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menampilkan sikap hormat dan menghargai pejabat, dosen, karyawan dengan menghindari berbicara dan berseda gurau secara berlebihan;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 7<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama Berkomunikasi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata krama berkomunikasi meliputi :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tata krama mahasiswa dengan dosen meliputi :<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Mengenal dosen di lingkungannya<\/li>\n<li>Bersikap hormat kepada setiap dosen<\/li>\n<li>Pertemuan dengan dosen dalam bentuk konsultasi dan atau bimbingan didasarkan pada perjanjian sebelumnya<\/li>\n<li>Menjunjung tinggi kejujuran akademik<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tata krama mahasiswa dengan karyawan<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Mengenal pegawai administrasi sesuai dengan bidang urusan masing-masing<\/li>\n<li>Pada waktu memerlukan layanan mahasiswa perlu mempertimbangkan waktu dan memberitahukan identitas mahasiswa.<\/li>\n<li>Menunjukkan sikap sopan<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tata karma mahasiswa dengan mahasiswa<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Bersikap saling menghargai dan bersopan santun dalam pergaulan<\/li>\n<li>Saling membantu dan tidak saling merugikan<\/li>\n<li>Tidak merasa lebih pintar dari mahasiswa lain<\/li>\n<li>Saling mengingatkan apabila ada teman yang berbuat kesalahan<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 8<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama Berpenampilan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama berpenampilan adalah :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengenakan pakaian bersih, rapi, sopan, serasi dan tidak berlebihan sesuai dengan tempat, waktu dan situasi;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengenakan pakaian seragam sesuai aturan yang berlaku di Poltekkes Kemenkes Surabaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pada saat upacara mengenakan pakaian seragam almamater lengkap<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 9<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama Berorganisasi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata karma berorganisasi dilakukan sebagai berikut :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Organisasi yang diperbolehkan sesuai dengan pedoman adalah HIMA Poltekkes Kemenkes Surabaya Poltekkes Kemenkes Surabaya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan kegiatan sesuai dengan pedoman dan program kemahasiswaan yang berlaku<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menempati sekretariat HIMA sesuai peraturan yang berlaku<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memelihara hubungan baik antar organisasi kemahasiswaan di dalam maupun di luar kampus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 10<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama dengan Lingkungan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tata Krama terhadap lingkungan diatur sebagai berikut :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ikut serta memelihara fasilitas dan lingkungan kampus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ikut menjaga keamanan dan kebersihan fasilitas ruang di kampus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menjaga sarana dan prasarana milik kampus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ikut menjaga ketertiban dalam parkir sepeda motor atau mobil di lingkungan kampus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 11<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sanksi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap pelanggaran terhadap tata karma kehidupan kampus ini dikenai sanksi sebagai berikut :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Jenis sanksi<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Teguran lisan<\/li>\n<li>Teguran tertulis<\/li>\n<li>Dikenakan skorsing tidak boleh mengikuti kuliah satu semester<\/li>\n<li>Dikenakan skorsing tidak boleh mengikuti kuliah satu tahun<\/li>\n<li>Dicabut haknya sebagai mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya<\/li>\n<li>Penahanan ijazah<\/li>\n<li>Penundaan kelulusan<\/li>\n<li>Pembatalan kelulusan<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pihak yang berwenang menjatuhkan sanksi<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Dosen untuk jenis teguran lisan<\/li>\n<li>Kaprodi untuk jenis teguran tertulis<\/li>\n<li>Kajur untuk skorsing kuliah<\/li>\n<li>Direktur untuk pencabutan hak sebagai mahasiswa, penahanan ijazah, penundaan kelulusan dan pembatalan kelulusan.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Keputusan penetapan berisi ;<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Identitas mahasiswa lengkap<\/li>\n<li>Pertimbangan atau konsideran secara lengkap disertai fakta dan alat bukti<\/li>\n<li>Pasal-pasal yang dilanggar<\/li>\n<li>Isi keputusan<\/li>\n<li>Hari, tanggal, nama dan tanda tangan pihak yang menjatuhkan sanksi<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal 12<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketentuan Penutup<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keputusan yang berisi tata tertib ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan diadakan perubahan seperlunya bila terdapat kesalahan atau karena penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><br \/>\n<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KODE ETIK KEHIDUPAN KAMPUS BAGI DOSEN POLTEKKES KEMENKES SURABAYA PRODI D-III KEPERAWATAN KAMPUS TUBAN BAB I Pasal 1 Ketentuan Umum (1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tata tertib kehidupan kampus bagi dosen adalah ketentuan yang mengatur hak dan kewajiban dosen, larangan, tata karma, dan sanksi bagi dosen yang melakukan pelanggaran. (2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":754,"menu_order":8,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-914","page","type-page","status-publish","hentry"],"blocksy_meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/keperawatan.poltekkes-surabaya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/914","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/keperawatan.poltekkes-surabaya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/keperawatan.poltekkes-surabaya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keperawatan.poltekkes-surabaya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keperawatan.poltekkes-surabaya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=914"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/keperawatan.poltekkes-surabaya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/914\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":918,"href":"https:\/\/keperawatan.poltekkes-surabaya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/914\/revisions\/918"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keperawatan.poltekkes-surabaya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/754"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/keperawatan.poltekkes-surabaya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=914"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}